Jl. Sisingamangaraja, RT.2/RW.1, Selong, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12110

Kabar Dari Negeri Seberang – London

Oleh : Gisca Nurannisa – Angkatan Akhtar.

London, 30 Januari 2015

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillahi robbil’alamin, insyaallah sampai sekitar September tahun ini dapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan S2 di London, tepatnya di Queen Mary University of London. Di sini tinggal di akomodasi kampus di daerah Mile End, East London.

Daerah East London memang dikenal sebagai basis muslim. Banyak warga yang tinggal di sini adalah keturunan Pakistan dan Bangladesh. Gak heran kalo di sekitar sini mudah ditemui teman-teman muslimah yang menggunakan abaya hitam atau teman-teman ikhwan yang menggunakan gamis. Tempat makanan halal dan toko yang menyediakan daging halal pun tidak sulit ditemukan. Ada masjid yang cukup besar di sini adalah East London Mosque.

Ada masjid yang cukup besar di dekat tempat saya tinggal yaitu East London Mosque. Karena di London tinggal berbagai muslim dari berbagai belahan dunia yang mazhabnya berbeda-beda. Jadwal solat resmi yang diterbitkan oleh East London Mosque di bagian waktu solat Ashar nya dibagi menjadi dua kolom untuk penghitungan 1 mithal dan 2 mithal. Untuk yang bermazhab Hanafi, waktu solat Asar nya mengikuti penghitungan 2 mithal sedangkan mazhab lainnya mengikuti waktu 1 mithal. Namun, masjid ini secara resmi mengumandangkan azannya di waktu 2 mithal.

Pengalaman yang menarik waktu solat Idul Adha tahun 2014 kemarin, London Central Mosque mengadakan solat idul adha dengan 4 waktu yang berbeda jam 8, 9, 10 dan 11 pagi untuk menampung jamaah dari berbagai macam tempat di London padahal masjid ini sudah sebegitu besarnya.

Mengenai BritishValue. Saat ini Inggris termasuk negara yang sudah melegalkan pernikahan dengan sesama jenis dan menjunjung perlakuan yang sama terhadap pelakunya. Yang menjadi tantangan muslim di sini adalah ketika anak-anak mereka di sekolahkan di sekolah milik pemerintah bukan swasta. Mereka wajib diajarkan mengenai “British Value”yang salah satunya hal ini. Orang tua harus sejak dini membentengi anak-anaknya dengan pengetahuan agama supaya bisa memfilter mana yang sesuai dan tidak sesuai dnegan ajaran Islam. Namun, beberapa waktu lalu, Of stead (Office for Standards in Education, Children’s Services and Skills) semacam pengawas dan pemberi nilai atau peringkat untuk sekolah di Inggris menginspeksi beberapa sekolah swasta Islam di East London dan salah satu hasil pemeriksaannya adalah mengenai tidak diajarkannya “British Value” yang mencakup toleransi, kesetaraan semua warga negara termasuk legalisasi pernikahan sesama jenis dan demokrasi. Bersyurlah teman-teman yang bisa tinggal di Indonesia dimana kita bisa beragama dan menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah dengan leluasa.

Semoga ceritanya bermanfaat untuk teman-teman semua.

Wa’alaikumsalam WarohmatullohiWabarokatuh

 

 

Related Posts