Jl. Sisingamangaraja, RT.2/RW.1, Selong, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12110

Lentera Yang Tak Pernah Padam

Oleh : Icalexandria – Angkatan Al Fatih.

Sabtu, 30 Mei 2015 Peserta sudah mulai berdatangan dan mengisi form registrasi didampingi oleh panitia. supercamp | yisc-alazhar.or.idPerjalanan dimulai Pukul 08.30 WIB menuju Kampoeng Djawa, Gunung Geulis, Bogor. Arus lalu lintas yang padat membuat bus berjalan melambat. Kami baru tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB, Kedatangan kamipun disambut hangat matahari dan sejuknya udara di Kampoeng Djawa. Ka Budi (Kadiv Mikat PSDM YISC) memulai pembagian kelompok disertai pembukaan YISC Supercamp 2 oleh Ka Abu Sofian (Ketua Umum YISC Al Azhar) dan pembacaan tata tertib peserta selama kegiatan.

Setelah sholat dzuhur dan makan siang bersama dilanjutkan dengan sesi 1 kegiatan ta’aruf antar peserta dan supercamp | yisc-alazhar.or.idframing acara Supercamp 2. Diiringi angin sepoi-sepoi dari rumah adat jawa yang kami jadikan aula kegiatan membuat suasana makin menghangat dan menyatu antar sesama peserta. dilanjutkan ke sesi berikutnya, materi pertama yang dibawakan oleh ust Hervi Ghulam Faizi dengan tema “Dakwah Akhir Zaman”. Ust.Hervi bercerita tentang bagaimana menghadapi permasalahan yang ada, serta tantangan dakwah untuk kita.

Materi kedua sharing bersama Ketua Umum dan Alumni tentang “Mengelola Dinamika Organisasi”. Bang Heru dan Bang Imad menceritakan pola kepengurusan YISC pada masa mereka dengan antusias dan menggebu-gebu. Ka Abu Sofian juga menambahkan pola dinamika dakwah yang dijalankan para teman-teman pengurus di pengurusan sekarang dan dimasa lalu.

“Disini yang bisa kita petik adalah apapun yang harus dijalankan demi sebuah dakwah kemajuan islam adalah Amal jama’i. bekerja sama lebih baik daripada sendirian dan biarkan hasilnya kita serahkan kepada Allah Azza Wa Jalla karena ketika kita berjalan dijalanNya maka Allah akan memudahkan jalan bagi hambaNya”.

Pagi ini diiringi dingin yang menusuk tulang peserta bersiap sholat subuh berjamaah. Hari kedua YISC Supercamp 2 dibuka dengan tausiyah tentang “Yang Disembunyikan Allah” oleh Andri Okta Setiawan (Peserta kelompok 1). Setelah sarapan peserta siap turun kelapangan untuk kegiatan outbound. Pikir hati saat itu,, “ahh ini dia yang ditunggu-tunggu”. Outbond di awali dengan pemanasan terlebih dahulu. Pemanasan dan olah raga ini dilakukan selama satu jam dan selanjutnya peserta memulai outbond sesuai kelompok yang sudah ditentukan dihari pertama.

supercamp | yisc-alazhar.or.idGames yang pertama adalah memindahkan bola dari depan kebelakang dengan cara melempar tanpa melihat kebelakang, Games kedua adalah memindahkan tepung dalam satu kotak penuh dari depan kebelakang hingga tepung itu habis, dan terakhir adalah menjaga air dalam gelas agar tak tumpah yang dipindahkan dengan menggunakan dua koran. Games berlangsung antusias diiringi sorak-sorai kelompok pemenang. Setelah berkucur peluh dengan games tadi, kami ditantang membuktikan keberanian berjalan di atas tali sepanjang + 10 meter. Disini rasanya campur aduk karena bukan hanya kaki yang harus awas berada diatas tali tapi juga melatih kekuatan tangan.Tetap saja ada peserta yang usil menggoyang tali, sampai panitia yang berusaha melewati tercebur kedalam kolam lumpur. Lagi-lagi aku sadar, indah sekali cara Allah mempertemukan kami dalam 1 ikatan persaudaraan luar biasa yang diawali dengan niatan mencari ilmu tanpa putus asa.

Selesai bersih-bersih ternyata masih ada 1 materi akhir tentang “Mengukur keberhasilan organisasi”. Disampaikan oleh Bang Ricky Avicenna, dan dilanjutkan dengan sharing bersama Bang Fauzi Hasan selaku Ketua Umum Yisc Al Azhar periode 2012-2013. Sebagai penutup kami diminta menyalakan obor kemenangan sebagai aplikasi dari tema kegiatan ini “Lentera yang Tak Pernah Padam”. Seperti halnya yang pernah dikatakan Umar Bin Khattab “Aku tidak mau hidup lama di dunia fana ini, kecuali karena tiga hal: Keindahan berdakwah dan berjihad di jalan-Nya. Repotnya bangun dan berdiri untuk Qiyamul Lail. Dan indahnya bertemu dengan sahabat-sahabat seiman.” Betapa ukhuwah itu merupakan hal yang meningkatkan iman kita. Dalam dua hari saja mereka menciptakan romansa yang sungguh islami. Saat sedih, suka, duka, sulit mereka tanggung bersama dalam kesabaran dan jiwa semangat islami yang membara. Mereka adalah para pendakwah islam dan semoga akan lahir para pendakwah lainnya yang selanjutnya di YISC. Mereka inspirasi bagi siapapun yang mengenal mereka ataupun tidak di lingkungan YISC atau lingkungan keseharian mereka.

Mengutip perkataan seorang sahabat kala itu 1 hal yang aku pelajari dari YISC Supercamp 2, “Betapa amanah itu benar-benar menguji kualitas diri. Pantas saja hal pertama yang dicontohkan Rasullullah adalah sebagai orang yg mumpuni dalam menjaga amanah. Betapa Al-Amin itu adalah gelar yang benar-benar mempesona. Dan itu tidak bisa hanya lewat kata-kata. Kepercayaan adalah harga mutlak. Kepada orang-orang beriman (percaya) penuh kepada Allah, maka Allah pun akan memberikan amanah kepadanya.” Jazakumullahu khayran teman-teman pengurus Yisc Al Azhar atas 2 hari ilmu yang berharga ini. Dan YISc Supercamp 2 ini diakhiri dengan tangis haru dan senyum bahagia indah terukir di wajah masing-masing orang.

“Sebuah tim kerja (team work) dapat tercipta dengan baik jika masing-masing memiliki visi bersama dan dikembangkan secara bersama-sama pula. Visi menjadi sangat penting karena akan menjadi pengikat kepentingan bersama seluruh anggota tim.” -Budi Ns-